5 Peninggalan Sejarah Kerajaan Mataram Kuno di Indonesia

Sejarah Kerajaan Mataram Kuno diperkiran telah berdiri sejak abad ke-7 di sekitar Mataram. Kerajaan ini runtuh akibat tewasnya Raja Dharmawangsa pada saat pertempuran. Sama seperti kerajaan-kerajaan yang lainnya. Kerajaan Hindu Budha ini juga meninggalkan jejak-jejak sejarah seperti prasasti dan candi. Berikut 5 peninggalan sejarah mataram kuno di Indonesia.


1. Prasasti SojomertoPrasasti Sojomerto telah ada sejak abad ke-7 yang lalu. Prasasti ini ditemukan di sekitar Desa Sojomerto, Pekalongan. Prasasti ini ditulis menggunakan bahasa Melayu Kuno. Dalam prasasti ini tertulis bahwa Raja Syailendra adalah seorang yang menganut agama Budha.


2. Prasasti Ratu BokoPrasasti Ratu Boko telah ada sejak 856 Masehi. Dalam prasasti ini berisi tentang berita kekalahan Raja Balaputradewa saat berperang dengan Rakai Pikatan (Pramodhawardani) akibat perebutan kukuasaan.


3. Prasasti CangalPrasasti Cangal telah ada sejak 732 Masehi. Prasasti ini ditemukan di daerah Gunung Wukir, Desa Cangal. Dalam prasasti ini berisi sebuah peringatan pembuatan lambang Syiwa (Lingga) oleh Raja Sanjaya di Desa Kunjarakunja.


4. Candi SewuCandi Sewu terletak di Desa Bugisan sekitar Candi Prambanan. Candi yang berada di Jawa Tengah ini merupakan candi Budha terbesar yang ke-2 setelah Candi Prambanan.


5. Candi Borobudur - Candi Borobudur terletak di daerah Magelang, Jawa Tengah. Candi ini sudah tercatat sebagai salah satu keajaiban dunia yang dimiliki Indonesia. Ukurannya dan arsitekturnya Candi Borobudur membuat bayak para turis atau sejarahwan luar negeri datang ke Indonesia.


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "5 Peninggalan Sejarah Kerajaan Mataram Kuno di Indonesia"

Posting Komentar