Kurangi Pemborosan Sekolah Dengan Menerapkan Sistem Digital Pada Administrasi




Sistem administrasi yang masih menggunakan manual di Indonesia membuat sekolah melakukan pemborosan yang cukup besar. Dengan menghemat biaya pendidikan pada sektor administrasi tentu saja uang yang telah dihemat tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kebutuhan yang lainnya. 

Sistem administrasi yang dilakukan di sekolah baik tinggat, SD, SMP, SMA , bahkan perguruan tinggi memakan biaya yang cukup boros karena menggunakan cara yang manual. Seperti dengan menggunakan mesin fotokopi, printer dan kertas jika dilakukan secara terus menerus tentu saja akan menimbulkan biaya yang membengkan. 

"Paling sedikit sekolah itu mengeluarkan biaya kira-kira sebesar  Rp 1,3 miliar per tahun untuk biaya penggunaan fotokopi, printer dan penggunaan kertas," ujar Vincent Kwan, Chief Excecutive Officer (CEO) Edugate Learning System pada “Fashion & Attitude in Business", Sabtu (4/2/2017).

Oleh karena untuk menjadi solusi dari pemborosan tersebut, sebaiknya sistem digital mulai diterapkan di seluruh sistem pendidikan di Indonesia. Vincent yang merupakan mahasiswa asal Indonesia bersama timnya memperkenalkan Edugate Learning System yang merupakan platform digital yang dapat merapikan sistem manajemen dan administrasi. 

Fitur yang terdapat didalamnya adalah  e-journals, e-book, online chatting, mobile apps, parental control, plagiarism checker dan masih banybiak lagi. Bahkan dalam platform digital tersebut juga dapat digunakan untuk pendaftaran online dan pembayaran online. Dengan demikian semua hal dapat termonitoring menggunakan sistem digital ini. Dan tentu saja akan membuat biaya pendidikan menjadi lebih hemat. 

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Kurangi Pemborosan Sekolah Dengan Menerapkan Sistem Digital Pada Administrasi "

Posting Komentar